Universitas Wisnuwardhana (UNIDHA) Malang sukses menyelenggarakan perhelatan bergengsi Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2025.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi ketat untuk mencari mahasiswa-mahasiswi terbaik yang akan menjadi representasi sekaligus wajah universitas di tingkat regional maupun nasional. Pemilihan Duta Kampus tahun ini mengusung misi untuk melahirkan ikon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat serta kemampuan komunikasi yang mumpuni.
Proses Seleksi dan Penilaian Sebelum mencapai malam Grand Final, para finalis telah melewati berbagai tahapan seleksi yang komprehensif, mulai dari tes wawasan kebangsaan, pengetahuan seputar dunia kampus, hingga uji bakat dan etika. Kriteria penilaian utama dalam ajang ini mencakup tiga aspek penting:
- Brain (Kecerdasan): Wawasan luas mengenai isu terkini dan sejarah kampus.
- Behavior (Kepribadian): Etika, sikap, dan kemampuan beradaptasi.
- Brave & Talent (Keberanian dan Bakat): Kepercayaan diri tampil di depan publik dan keahlian khusus yang dimiliki.
Malam Puncak yang Meriah Acara Grand Final berlangsung meriah dengan penampilan catwalk dan sesi tanya jawab (Q&A) yang krusial. Di hadapan dewan juri, para finalis diuji kemampuan berpikir kritisnya dalam merespons berbagai persoalan sosial dan strategi promosi universitas di era digital.”Duta Kampus yang terpilih bukan sekadar simbol kecantikan atau ketampanan, melainkan agen perubahan yang harus mampu menginspirasi mahasiswa lain dan mempromosikan keunggulan Universitas Wisnuwardhana kepada masyarakat luas,” ujar salah satu pimpinan universitas dalam sambutannya.
Harapan ke Depan Melalui ajang ini, Universitas Wisnuwardhana Malang berharap para Duta Kampus 2025 dapat menjalankan amanah dalam berbagai kegiatan protokoler, sosial, dan akademik. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak dalam membangun citra positif kampus dan menjalin kolaborasi yang lebih luas dengan pihak luar.